Kendala yang Dihadapi Pembeli Saat Belanja Online

Sekarang ini banyak banget marketplace bermunculan di internet. Ini disebabkan memang karena pengguna internet di indonesia yang meningkat dan juga kemudahan-kemudahan lain yang didapat dari bertransaksi online di dunia maya.

Kendala yang di hadapi pembeli saat belanja online

Aku ingat banget beberapa tahun yang lalu, satu-satunya transaksi online yang aku lakukan adalah beli tiket pesawat online. Dan waktu itu rasanya deg-degan banget. Takut di tipu, takut kalo ternyata website yang keliatan profesional tsbt bukan website legit seperti yang diharapkan.

Setelah transaksi sukses, dan sukses dan sukses untuk transaksi2 selanjutnya, tanpa terasa, ga ada lagi rasa cemas atau was-was saat belanja online.

Saat ini Internet udah bener bener canggih, kamu bisa baca review dan informasi pengalaman belanja online di situs-situs review sebelum kamu memutuskan untuk belanja di online shop atau marketplace tertentu.

Jadi resiko untuk tertipu karena nyobain online shop baru itu jauh lebih kecil dari beberapa tahun yang lalu.

Shopee misalnya, adalah marketplace yang baru muncul jika dibandingkan dengan lazada atau tokopedia, namun sebagai calon pembeli kamu bisa cek terlebih dahulu di situs review seperti obetu dan situs review lainnya untuk cek apakah shopee aman dan legit. Atau kamu juga bisa cek bagaimana cara belanja di shopee untuk pemula, atau bagaimana proses refund, dll.

Sekarang tentu aja kita udah tau bahwa shopee aman, soalnya shopee gencar banget ngiklan di tv. Dan umumnya/biasanya, produk atau jasa yang berani ngiklan di tv itu aman. Walaupun ga semuanya aman, ingat beberapa waktu lalu, heboh sardeng kalengan ada cacingnya dan produk viostin ds (yang juga ngiklan di tv) menggunakan bahan tidak halal. Ini semua masuk berita.

Point pentingnya yang ingin aku sampaikan adalah jadi pembeli yang pandai, kritis dan teliti.

Kedepannya dengan semakin banyak marketplace yang bermunculan, semakin banyak produk-produk baru yang bermunculan, dan semakin banyaknya volume/jumlah transaksi di internet. Masalah-masalah baru akan muncul.

Produk2 yang standar safety nya ga jelas, produk yang di import dari luar negeri, produk yang kalo ga hati2 saat penggunaannya bisa bikin celaka.

Beberapa hari yang lalu misalnya, aku liat review produk di youtube, produk ini adalah produk pemanas/boiling/memasak air portable. Colokin kabelnya, dan masukin ujung produknya ke dalam air. Kalo kamu pernah liat soder (untuk melelehin timah/soder barang elektronik), kira2 bentuknya mirip seperti itu. Nah yang jadi masalah, adalah, safety, berdasarkan review tersebut, produk ini bener2 ga aman, karna saat ujungnya dimasukin ke air, itu airnya dialirin listrik, jadi kalo pas masukin ujungnya ke dalam air, dan tangan kamu ga sengaja nyentuh airnya, kamu akan ke-setrum.

Inilah kenapa, menjadi pembeli yang kritis, kadang bisa menyelamatkan hidup kamu loh. Aku sarankan sebisa mungkin sebelum belanja dan memakai/menggunakan/memakan apapun, cek dulu, minimal cek apakah produknya resmi, ada label halal ato engga, seberapa safe/aman produk tersebut, ada izin dari kementrian kesehatan ato bpom ato engga dan apakah ada review pemakaian produk tersebut di internet ato enggak.

Ribet memang, tapi ga terlalu ribet sih, kalo kamu suka belanja kosmetik misalnya, bisa cek dulu kosmetik yang kamu beli, kamu cuma perlu cek 1 kali kan, kalo memang aman, seterusnya ga perlu cek lagi.

Menjadi pembeli yang kritis dan teliti, suatu saat bisa menghindarkan kamu dari hal-hal yang tidak di inginkan. Jadi, bagamana menurutmu tentang hal ini ? let me know in the comment section below.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *